“Dari dulu Natuna adalah bagian dari Indonesia.” Pernyataan ini dilontarkan oleh Presiden Joko Widodo dalam kunjungannya ke Kabupaten Natuna baru-baru ini. Konflik yang saat ini sedang terjadi adalah China yang mengklaim Pulau Natuna sebagai wilayah teritorialnya. Padahal Natuna Indonesia adalah teritorial yang masuk dalam NKRI.

Bukan tanpa alasan China mengklaim Natuna sebagai wilayahnya, kekayaan bahari yang dimilikinya amatlah melimpah. Dikarenakan berbatasan langsung dengan Laut China Selatan membuat kapal China dengan mudahnya memasuki teritorial Natuna Indonesia ini. Lantas apasaja kekayaan yang sebenarnya dimiliki oleh Pulau Natuna, berikut ulasannya :

1. Luas Lautan 99 Persen

Kepulauan Natuna ini sendiri berada di Provinsi Kepulauan Riau, di mana dulunya Natuna sempat menjadi bagian dari Kerajaan Johor, Malaysia. Namun, pada abad ke-19 Pulau Natuna ini masuk kedalam penguasaan Kesultanan Riau dan diserahkan kepada pemerintah pusat saat Indonesia merdeka. Kekayaan bahari Natuna Indonesia cukup besar dengan laut seluas 99%.

Data terbaru menyebutkan pada tahun 2011 kemarin, potensi sumber daya laut seperti ikan mencapai 504.212,85 ton beratnya. Angka ini sendiri hampir sama dengan 50% dari peluang pengelolaan perikanan yang ada di Indonesia. Alasan inilah yang membuat China begitu ingin memiliki Natuna ini, karena stok sumber daya ikannya sudah menipis.

2. Miliki Cadangan Gas Raksasa

Natuna Indonesia juga memiliki kandungan gas raksasa di dasar lautnya. Seperti keputusan UNCLOS, bahwa sebuah negara berhak memanfaatkan segala sumber daya alamnya, hingga ke dasar laut selama itu berada dalam zona atau teritorialnya. Hal ini membuat Indonesia berhak mengelola dan memanfaatkan sumber daya migas yang terkandung di Natuna.

Menurut data yang berasal dari Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM), volume gas di Natuna, tepatnya Blok East Natuna mencapai 222 triliun kaki kubik dan memiliki cadangan sebanyak 46 triliun kaki kubik. Tak hanya gas, Natuna juga memiliki kandungan minyak yang mencapai 36 juta barel, yang baru dimanfaatkan Indonesia sebanyak 25 ribu barel.

3. Sumber Daya Ikan Melimpah

Salah satu dari sumber daya laut Natuna yang melimpah, adalah sumber daya ikan yang jumlahnya mencapai 504 ton pada tahun 2011. Sedangkan untuk pemanfaatan perikanan sendiri angkanya mencapai 46 persen dari potensi lestari ikan. Adapun jenis ikan yang ditangkap di Natuna Indonesia ini meliputi kerapu, tongkol krai, ekor kuning, udang, dsb.

Besarnya sumber daya ikan ini menjadi sumber daya konvensional yang tinggi. Inilah yang menjadi salah salah satu alasan mengapa Natuna tak henti-hentinya dilirik oleh China. Tak hanya ikan, biota laut yang lain juga sangat banyak di perairan Natuna ini. Seperti data dari Kementrian RI yang mendata Natuna dipenuhi berbagai cumi, kepiting, rajingan kecil, dan juga lobster.

4. Natuna Memiliki Posisi Startegis

Tidak hanya soal kekayaan bahari yang dimiliki Natuna, hal lain yang membuatnya semakin diincar adalah Natuna yang merupakan jalur perdagangan paling strategis dunia. Bagaimana tidak, posisi laut Natuna menjadi jalur perdagangan paling strategis yang posisinya dianggap sebagai rute utama dari 1/3 pelayaran dunia.

Berdasarkan pantauan dari pamantau teknologi berbasis penginderaan jauh mencatat sedikitnya ada 1.000 kapal yang berlalu lalang di perairan ini. Meskipun tidak ada larangan untuk kapal dari negara lain untuk melintas di perairan Indonesia, tetap saja kapal-kapal tersebut harus terus dipantau.

5. Kaya Akan Situs Sejarah

Natuna Indonesia juga tercatat sebagai daerah yang kaya akan situs sejarah. Berdasarkan jurnal yang ditulis oleh Shinatria Adhityatama dan Priyatno Hadi Sulistyarto, Natuna memiliki situs karang antik. Kemudian hasil penelitian ini tercatat di Pusat Penelitian Arkeologi Nasional Indonesia.

Di Natuna banyak sekali peninggalan sejarah berupa keramik utuh yang berpeluang diperdagangkan dari dasar laut Natuna tersebut. Peninggalan-peninggalan ini berasal dari banyak dinasti seperti masa Dinasti Song pada tahun 960-1279 masehi dan dinasti Qing lada abad ke-17 silam.

Itulah tadi beberapa kekayaan alam yang dimiliki Natuna Indonesia. Perlu ditegaskan bahwa Natuna adalah bagian dari Indonesia. Sekian artikel kali, semoga mampu menjadi bacaan serta referensi yang bermanfaat bagi banyak orang.